Selasa, 08 Januari 2013

contoh Proposal budidaya Lele



BAB I
GAMBARAN UMUM

  1. Riwayat Usaha
Masyarakat Pati kebanykan bekerja sebagai petani, pedagang dan budi daya ikan. Para masyarakat juga ada yang bekerja di pabrik kacang garuda. Meski demikian, mereka yang bekerja tidak di batasi dengan waktu atau di batasi dengan waktu mempunyai pekerjaan sambilan masing. Diantara pekerjaan sambilan mereka adalah beternak ayam, kambing, sapi dan onta. Masyarakat juga sekarang mengalami pergeseran yaitu juga mulai tertarik dengan budi daya ikan. Usaha ini mulai dilirik, karena pekerjaannya relatif mudah, santai tidak banyak makan waktu dan bisa untuk mengisi waktu luang sambil melihat ikan kolam .
Hal tersebut wajar saja, karena para penduduk Pati mayoritas mempunyai lahan yang sangat luas. Setelah mengamati ternyata usaha ini makin digemari warga. Usaha ini dinilai cukup menguntungkan, dapat membantu unutk mencukupi kebutuhan serta hampir melebihi keuntungan yang diperoleh dari hasil panen padi bagi petani. Melihat demikian masyarakat juga banyak yang berminat dalam usaha tersebut.
Berdasarkan hal diatas, dapat menangkap bahwa dengan berdirinya usaha budi daya ikan maka otomatis kebutuhan akan pakan ikan juga banyak. Disamping itu, hasil pengamatan kami ternyata produsen da penjual pakan ikan di pati juga sangat sedikit sekali. Mereka kebanyakan membeli pakan ikan dari luar kota atau pedagang dalam yang relatif sedikit dan tentunya dengan harga yang lumayan agak mahal.
Pati bagian barat(juana, trangkil, tlutup dan batangan) juga menjadi Target Market dari kami. Para masyarakat pati bagian barat tersebut memang mata pencahariannya adalah sebagai petani (budi daya) ikan. Masyarakat tersebut mempunyai banyak tambak. Dan daerah ini juga dekat laut serta sebagai Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Pati.
Itulah yang menjadi semangat kami unutuk membuat dan bergelut dalam bidang Usaha Pembuatan Pakan Ikan (UMPAN). Target awal kami adalah wilayah Pati dahulu. Sebenarnya jika kita dapat menstok (Dirrect Market) wilayah Pati saja sudah cukup lumayan apalagi jika dapat mengembangkan dan memperbesar Usaha Pembuatan Pakan Ikan ( UMPAN) sampai wilayah luar. Oleh karena itu, berhasar harapan kami pada anda untuk membantu menginvestkan modal demi keberlangsungan usaha ini.
  1. Visi Usaha
Menjadikan Usaha Pembuatan Pakan Ikan (UMPAN) sebagai target pakan ikan pertama
  1. Misi Usaha
·         Mewujudkan usaha yang kualifait
·         Sebagai Dirrect Market pakan ikan
·         Memperluas dan mengembangkan usaha
·         Menjaga kualitas produk
·         Mewujudkan usaha yang solid dan dicintai masyarakat
  1. Tujuan Usaha
·         Menguasai pati sebagai target market awal
·         Sebagai usaha yang berkesinambungan dan kontinuitas
·         Produk yang selalu diingat dan menyebar luas
  1. Jenis Produk
Dalam usaha ini, produk yang akan kami buat adalah Pakan Ikan. Produk Pakan ikan ini untak berbagai macam jenis ikan seperti Gurame, Lele, Bawal dll.






BAB II
ASPEK PEMASARAN


  1. Lingkungan Usaha
Alasan pemilihan usaha pembuatan pakan ikan ini adalah sebagai berikut:
    1. Usaha ini masih sedikit dan bahkan belum ada di Pati, para budi daya ikan di pati biasanya membeli Pakan Ikan dari Luar kota
    2. Jumlah masyarakat Budi Daya ikan di Pati sangat banyak
    3. Usaha Budi daya ikan akan berkembang semakin pesat, sehubungan sebagai usaha sampingan tetapi ternyata juga memberi banyak keuntungan.
    4. Besar kemungkinan akan terjadi pergeseran dari petani padi menjadi petani ikan.
  1. Kondisi Pasar
Dengan minimnya orang yang menjual Pakan Ikan di Pati maka harga di pasaran terjadi monopoli Harga dan relatif agak mahal. Oleh karena itu, kami melihat dan mengkumulasi ternyata biaya produksi sebenarnya adalah sangat murah maka kami akan membuat usaha ini.
  1. Rencana Pemasaran
Rencana pemasaran awal adalah daerah Pati. Dalam pemasaran kami akan tujukan pada :
    1. Petani (budi daya) ikan. Data yang kami peroleh mengenai daerah – daerah yang budi daya ikan sangat banyak yaitu sebagai berikut:
·         Pati selatan adalah:
1)      Kecamatan Sukolilo
2)      Kecamatan Kayen
3)      Kecamatan tambak romo
4)      Kecamatan gabus
·         Pati barat adalah:
1)      Kecamatan juana
2)      Kecamatan wedari jaksa
3)      Kecamatan trangkil
4)      Kecamatan batangan
5)      Dan kecamatan lain.
    1. Pengecer/retail/penjual pakan ikan
    2. Kolam perikanan pemerintah
    3. Masyarakat yang memelihara ikan baik dalam jumlah kecil maupun besar.



















BAB III.
ASPEK PRODUKSI


  1. lokasi Usaha
lokasi usaha bertempat di Sukolilo Pati
  1. Sarana Prasarana Produksi
Sarana dan prasarana yang dibutuhkan adalah :
1)      Mesin Pellet
2)      Mesin Open
  1. Bahan Baku
Dalam produksi bahan baku pembuatan pakan ikan meliputi :
1)      Roti kering
2)      Tepung ikan
3)      Dedak
4)      Tetes tebu
  1. Tenaga Kerja
Tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak empat orang yaitu:
1)      Dua orang bagian packing
2)      Dua orang bagian tenga mesin
  1. Biaya Proses Produksi
Biaya produksi dalam kg
1)      Bahan baku:
·         Roti kering      : 600,00
·         Tepung terigu  : 600,00
·         Dedak             : 400,00
·         Tetes tebu        : 400,00
 Jumlah                  : 2000,00

2)      Tenaga kerja:
·         2 orang tenaga mesin  : 30.000,00 @ 30        = 1.800.000,00
·         2 0rang packing           : 20.000,00 @ 30        = 1.200.000,00
Jumlah                                                             = 3.000.000,00           
3)      Pemasaran 2 orang @ 40. 000,00 x 30                       = 1.800.000,00
4)      Mesin
·         Mesin Pellet          : 10.000.000,00
·         Mesin open            :   3.000.000,00
Jumlah                   : 13.000.000,00

            Total dari keseluruhan biaya produksi adalah 18.001.700,00


 
BAB IV.
ASPEK KEUANGAN


  1. Biaya persiapan
Biaya persiapan meliputi biaya bahan baku, produksi, tenaga kerja, pemasaran dan administrasi seperti yang diterangkan diatas dan anggaran modal cadangan guna untuk keberlangsungan usaha.
  1. Biaya Investasi
Dalam investasi kami memberikan tawaran yang menarik bagi anda yaitu sebagai berikut:
Investasi
Share Profit/bagi hasil
100%
90:10
70%
70:30
30%
60:40

  1. Sumber Dan Penggunaan Dana
Sumber dana :
·         Investasi
·         Bank
·         pemerintah
  1. Proyeksi Keuntungan Yang Diperoleh
Proyeksi keuntungan akan diperoleh dengan membandingkan antara total biaya dengan penjualan. Dalam menentukan harga jual, kami melihat kondisi pasar yaitu harga yang kami tawarkan adalah dapat bersaing dengan selisih sebagai berikut:
Harga yang di pasar adalah sekitar Rp. 7000,00, oleh karena itu, kami mematok harga Rp. 6000,00
Harga jual = total biaya + laba
Total biaya = biaya tetap + biaya variabel
Biaya tetap :
    • Mesin                                                              : 13.000.000,00
    • Tenaga mesin                                                  :   1.800.000,00
    • Tenaga packing                                                :   1.200.000,00
    • Pemasaran                                                       :   3.000.000,00
Jumlah                                                              : 18.000.000,00
    • Biaya produk / pack/kg                                   :          2.000,00
    • Biaya administrasi & pemasaran(transportasi):   2.000.000,00

BEP == == 5.000/bungkus
BEP/hari =  = 166,6/167 bungkus
Harga jual = total biaya + laba
Laba         = harga jual – total biaya
     = 6.000 – 2.000
     = 4.000
Dengan laba 4.000 x 167 bgks/hari =    668.000,00
Dalam 1 bulan 668.000 x 30          = 20.040.000,00


 

BAB V
KESIMPULAN
A.              Kelayakan Usaha
Dalam hal dunia usaha tentunya yang sangat diharapkan adalah memperoleh keuntungan yang maksimal dan optimal. Beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan anda dalam menginvestasikan modal pada kami adalah sebagai berikut:
·            Pasar dari pakan ikan sangat potensial yaitu di penduduk yang bermata pencaharian petani (budi daya ) ikan.
·            Usaha ini akan semakin berkembang seiring dengan diminatinya usaha budi daya ikan
·            Keuntungan sangat memuaskan
·            Kembali modal (Break Event Point) sangat cepat.

B.               Resiko-Resiko
·         Pengelola usaha bertanggung jawab sepenuhnya atas usaha
·         Uang akan dikembalikan sesuai dengan kesepakatan apabila dalam melakukan usaha terjadi hal-hal yang tidak diperkirakan,
·         Resiko sangat minim.

Demikiaanlah proposal usaha yang kami buat, sungguh hal yang luar biasa dan kebanggaan bagi kami apabila anda mau bekerja sama untuk menginvestkan modal pada kami. Atas kerja samanya, kami ucapkan banyak terima kasih.








PROPOSAL
USAHA PEMBUATAN PAKAN IKAN
(UMPAN)
Disusun Guna Untuk Memenuhi Tugas Akhir Semester Lima
Dosen: Darmawan  Budi Suseno













Disusun oleh :
Nama: M. Syarif Hidayat
NIM: B103070025




AKADEMI KEUANGAN PERBANKAN WIDYA BUANA
SEMARANG
2009

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar